Thursday, April 12, 2007

Bagaimana telor serangga mempertahankan diri?

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Konon kabarnya, makhluk kecil di foto di atas cukup jamak ditemukan di semua iklim. Tapi perhatian saya pertama kali tertarik padanya bukan ketika masih belajar di Bogor, tapi tatkala berada di Hannover. Sebagai mahasiswa yang tidak berbeking scholarship DAAD, saya mesti cari kerjaan sendiri kanan kiri. Salah satu pekerjaan yang sempat mampir di employment record saya di Jerman adalah sebagai HiWi mengasisteni proyek penelitian seorang calon doktor. Proyeknya berkenaan dengan serangga mungil lucu lain yang sekarang juga jadi fokus penelitian saya sendiri: aphid. Proyek si mas calon doktor waktu itu berkenaan dengan survey musuh-musuh alami aphids di habitat alaminya. Dan salah satu musuh alami aphids adalah serangga ringkih dengan pola pembuluh darah serba rumit di sayapnya ini. Namanya dalam bahasa Inggris Green lacewing, sejujurnya saya nggak tahu namanya dalam bahasa sendiri. Dalam hierarki taksonomis kelas Insecta, Green lacewing dikategorikan di bawah ordo Neuroptera, keluarga Chrysopidae.

Satu karakter menarik dari serangga-serangga Chrysopidae adalah caranya meletakkan telor. Telor-telor mereka diletakkan satu-satu disangga tiang transparan di permukaan daun. Coba deh main2 ke sawah di musim hujan, dijamin nemu telor-telor macam ini. Sebelum bertelor, induk Chrysopid akan mensekresi fluida pekat dari bagian akhir abdomennya ke permukaan daun. Begitu satu tetes fluida pekat ini menitik di daun, dengan cepat ia akan menarik fluida ini ke atas membentuk 'tiang' dan meletakkan telor di ujung tiang ini. Fluida tadi mengeras cukup cepat sehingga mengijinkan tersangganya telor Chrysopid di puncaknya.

Awamnya tiang-tiang penyangga telor Chrysopidae ini nampak polos saja. Namun di beberapa spesies tertentu, seperti Ceraeochrysa cubana, tiang penyangga telor-telor ini ditemukan berlumur butiran minyak. Gambar di bawah menunjukkan perbandingan antara tiang penyangga Chrysopidae yang polos dan yang berlumur butiran minyak. Apa pentingnya butiran minyak yang melumuri tiang penyangga telor-telor ini? Di alam, telor dan pupae adalah fase hidup banyak serangga yang paling rentan terhadap predator generalis macam semut, alasannya tentu saja adalah karena absennya mekanisme melarikan diri dalam fase telor ataupun pupae. Nah, di sinilah letak salah satu fungsi butiran minyak ini. Thomas Eisner, salah satu peneliti mekanisme pertahanan serangga yang paling prolifik di abad ini, menunjukkan bahwa butiran2 minyak tadi punya efek negatif ke semut-semut calon predator si telor. Begitu mencium bau butiran minyak tadi, semut-semut ini pada ngacir kehilangan selera akan telor sedap di ujung tiang. Analisis kimia menunjukkan bahwa butiran minyak ini sejatinya adalah campuran berbagai asam lemak berantai panjang macam asam oleat dan senyawa-senyawa aldehid jenuh macam decanal, pentadecanal dan butanal. Buat larva Ceraeochrysa yang baru menetas dari telor, butiran minyak tadi jadi sumber makanan pertama. Sepanjang perjalanan menuruni tiang penyangga telor bekas rumahnya, larva Ceraeochrysa bakal menyedot butiran-butiran minyak pelindungnya semampang masih berupa telor. Nyam nyam nyam...

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

:Foto-foto di atas saya culik dari website cirrusimage.com dan buku bagus besutan Thomas dan Maria Eisner bersama Melody Siegler: Secret Weapon:

3 comments:

nita said...

ha! baru kemaren ku memperhatikan serangga ini nongkrong seharian di jendela balkonku, truz jadi penasaran mo tanyain kamu apa namanya, ternyata ga sengaja nemu disini, persis! Kebetulan yg aneh. Danke tuk info-nya ya ...
eh, tp yg aku liat kemaren 1 antenna-nya terkulai gitu, itu dia lg ngapain ya? (penasaran, penasaran ......... ) Kayanya bobo, soalnya saat kacanya diketuk-ketuk, dia cuek aja, hmmm? or?

Anonymous said...

T
O
P
B
G
T
bagus bgt...
thank's bwt infrmsiny...

bwat tugas kuliah entomologi q..
he*...

dee-dee

Boe said...

HOREEEE!! Akhirnya ada mahasiswa entomologi yang nemu blog ini!! Ayo ayo... bilang2 ke temen2 yang sama2 mesti bikin tugas entomologi tentang blog ini yak..
hehehehe..